Sabtu, 29 Desember 2012

MANAJEMEN KEUANGAN DALAM KOPERASI

Pengelolaan atau manajemen keuangan dalam koperasi memiliki karakteristik yang cukup berbeda dengan lembaga keuangan lainnya. Maka dari itu diaturlah suatu prinsip-prinsip khusus pengelolaan keuangan koperasi oleh Ikatan Akuntansi Indonesia. Prinsip-prinsip tersebut yang telah disesuaikan dengan karakteristik manajemen keuangan koperasi antara lain :

-Sisa Hasil Usaha (SHU)
 Dibagikan kepada para anggota koperasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga koperasi. Dengan pengaturan dan ketentuan yang jelas ini, maka setiap bagian dari SHU yang tidak menjadi hak koperasi diakui sebagai kewajiban. Apabila jenis dan jumlah pembagiannya belum diatur secara jelas, maka SHU tersebut dicatat sebagai SHU belum dibagi dan harus dijelaskan dalam catatan atas laporan keuangan.
  1. Suatu kebiasaan dalam sebuah koperasi bahwa SHU yang diperoleh dalam tahun berjalan dibagi sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Keharusan pembagian SHU tersebut juga dinyatakan dalam UU Perkoperasian. Penggunaan SHU yang dibagikan tersebut di antaranya adalah untuk anggota, dana pendidikan dan untuk koperasi sendiri. Jumlah yang merupakan hak koperasi diakui sebagai equity dan masuk ke dalam pos dana cadangan;
  2. Pembagian SHU tersebut harus dilakukan pada akhir periode tahun buku dari koperasi yang bersangkutan. Bagian dari SHU yang dialokasikan selain untuk koperasi diakui sebagai kewajiban. Dalam hal pembagian SHU tidak dapat dilakukan karena jenis dan jumlah pembagiannya belum diatur secara jelas dalam Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga, tetapi harus menunggu keputusan Rapat Anggota, maka SHU tersebut dicatat sebagai SHU belum dibagi dan harus dijelaskan dalam catatan atas laporan keuangan.
Kewajiban
  1. Simpanan anggota yang tidak termasuk dalam kualifikasi sebagai ekuitas, diakui sebagai kewajiban jangka pendek atau jangka panjang sesuai dengan tanggal jatuh temponya dan dicatat sebesar nilai nominalnya;
  2. Simpanan anggota yang dikualifikasikan sebagai ekuitas adalah sejumlah tertentu dalam nilai uang yang diserahkan oleh anggota pada koperasi atas kehendak sendiri sebagai simpanan dan dapat diambil sewaktu-waktu sesuai perjanjian. Simpanan ini tidak menanggung risiko kerugian dan sifatnya sementara karenanya diakui sebagai kewajiban koperasi.
Aktiva
Aktiva atau harta koperasi yang diperoleh dari sumbangan yang terikat penggunaannya dan tidak dapat dijual untuk menutup kerugian koperasi diakui sebagai aktiva lain-lain. Sifat keterikatan penggunaan tersebut dijelaskan dalam catatan atas laporan keuangan.
  1. Sebagai penggerak ekonomi rakyat dan sebagai sakagur perekonomian nasional, koperasi sering mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam berbentuk bantuan atau sumbangan baik berbentuk barang modal maupun dapat bentuk dana segar untuk digunakan oleh koperasi dalam menjalankan usahanya. Barang modal tersebut dapat diakui sebagai aktiva tetap milik koperasi yang walaupun aktiva tetap tersebut tidak dapat dijual untuk menutup risiko kerugian. Dalam hal aktiva tetap tersebut tidak dapat digunakan untuk menutup risiko kerugian sebagaimana disyaratkan oleh penyumbangnya atau ditetapkan dalam perjanjian (akta penerimaan) sumbangan, maka aktiva tetap tersebut harus dikelompokkan dalam komponen aktiva lain-lain. Sifat pembatasan penggunaan aktiva tetap tersebut, harus dijelaskan dalam catatan laporan keuangan.
  2. Aktiva-aktiva yang dikelola oleh koperasi, tetapi bukan merupakan milik koperasi tidak diakui sebagai aktiva dan harus dijelaskan dalam catatan laporan keuangan.
Transaksi Usaha Koperasl
  1. Pendapatan koperasi yang timbul dari transaksi dengan anggota diakui sebesar partisipasi bruto. Partisipasi bruto pada dasarnya adalah penjualan barang atau jasa kepada anggota. Dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa untuk anggota, partisipasi bruto dapat dihitung dari harga pelayanan yang diterima atau dibayar oleh anggota yang mencakup beban pokok dan partisipasi neto. Dalam kegiatan pemasaran hasil produksi anggota, partisipasi bruto dapat dihitung dari beban jual hasil produksi anggota kepada non-anggota maupun kepada anggota;
  2. Pendapatan koperasi yang berasal dari transaksi dengan nonanggota diakui sebagai pendapatan (penjualan kepada umum) dan dilaporkan secara terpisah dari pendapatan yang berasal dari anggota dalam laporan perhitungan hasil usaha sebesar nilai transaksi. Selisih antara pendapatan dan beban pokok transaksi dengan non-anggota diakui sebagai laba atau rugi kotor dengan non-anggota. Pemisahan pendapatan dari nonanggota dan anggota dilakukan guna mencerminkan bahwa usaha koperasi lebih mementingkan transaksi atau pelayanan kepada anggotanya daripada non-anggota;
  3. Beban usaha dan beban-beban perkoperasian harus disajikan terpisah dalam laporan perhitungan hasil usaha. Dalam meningkatkan kesejahteraan anggota, koperasi tidak hanya berfungsi menjalankan usaha-usaha bisnis yang memberikan manfaat atau keuntungan ekonomi kepada anggotanya, tetapi dapat juga menjalankan fungsi lain untuk meningkatkan kemampuan ekonomi dari yang bukan anggota, baik secara khusus maupun secara nasional. Kegiatan ini tidak dilakukan oleh badan usaha lain. Beban-beban yang dikeluarkan untuk kegiatan ini disebut dengan beban perkoperasian. Termasuk dalam beban ini antara lain adalah beban pelatihan anggota, beban pengembangan usaha anggota dan beban iuran untuk gerakan koperasi nasional.
Equity atau Ekuitas
Komponen equity atau ekuitas dari badan usaha koperasi adalah terdiri dari: modal anggota, baik yang bersumber dari simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan-simpanan lain yang memiliki karakteristik yang sama dengan simpanan pokok atau simpanan wajib; modal penyertaan; modal sumbangan; darla cadangan; dan SHU yang belum dibagi.
  1. Walaupun simpanan pokok dan simpanan wajib dapat diambil kembali oleh anggota koperasi yang mengundurkan diri dari keanggotaan koperasi, namun diasumsikan bahwa anggota koperasi tetap terus menjadi anggota dalam waktu yang tidak terbatas. Dengan demikian simpanan pokok dan simpanan wajib tersebut bersifat permanen;
  2. Simpanan pokok dan simpanan wajib yang belum diterima (belum dibayarkan oleh anggota) termasuk sebagai piutang simpanan pokok dan simpanan wajib karena memang biasanya pembayaran simpanan pokok dan simpanan wajib ini dapat dilakukan secara angsuran, baik dalam jumlah dan waktu pembayaran dapat ditetapkan dalam Anggaran Dasar maupun di dalam Anggaran Rumah Tangga;
  3. Penampilan nilai simpanan pokok dan simpanan wajib di neraca koperasi adalah dengan mencantumkan nilai nominal simpanan pokok dan simpanan wajib. Simpanan pokok dan simpanan wajib yang belum diterima ditampikan sebagai piutang;
  4. Kelebihan dana dari komponen simpanan pokok dan simpanan wajib yang disetorkan kemudian oleh anggota baru di atas nilai nominal simpanan pokok dan simpanan wajib anggota pendiri diakui sebagai Modal Penyertaan Partisipasi Anggota.
Modal Penyertaan
Modal—Penyertaan, dalam sistem akutansi koperasi diakui sebagai Equity (modal sendiri) sebagaimana uraian di atas, dan dicatat sebesar jumlah nominal setoran. Dalam hal modal penyertaan yang dimasukkan kepada koperasi tidak berbentuk uang tunai, maka besar nilai buku dari modal penyertaan tersebut dihitung dari nilai harga pasar barang itu pada saat barang tersebut diserahkan kepada koperasi.
  1. Modal penyertaan dapat dijadikan komponen modal yang menanggung risiko bisnis; karena itu merupakan dana yang memiliki sifat permanen. Modal penyertaan ini diberikan imbalan jasa kepada pemodalnya berdasarkan besar kecilnya hasil usaha yang diperoleh. Oleh karena itu, modal penyertaan tersebut diakui sebagai ekuitas;
  2. Modal penyertaan dicatat dalam neraca koperasi dengan nilai nominal dan dalam hal modal penyertaan diterima dalam bentuk bukan uang tunai, maka modal penyertaan tersebut dicatat sebesar nilai harga pasar yang berlaku pada saat barang itu diterima. Apabila nilai harga pasar tidak tersedia dapat dipakai nilai taksiran. Penjelasan yang cukup harus diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan atas penilaian yang dilakukan;
  3. Ketentuan mengenai perjanjian dengan pemodal yang menyangkut pembagian keuntungan atau hasil usaha, tanggungan kerugian, jangka waktu dan hak-hak pemodal harus dijelaskan dalam catatan atas laporan keuangan.
Modal Sumbangan
Modal Sumbangan yang diterima oleh koperasi yang dapat digunakan untuk menutupi risiko kerugian diakui sebagai equity, sedangkan modal sumbangan yang substansinya merupakan pinjaman diakui sebagai kewajiban jangka panjang dan dijelaskan dalam catatan atas laporan keuangan.
  1. Oleh karena koperasi pada dasarnya merupakan pengemban misi nasional untuk menggerakkan ekonomi rakyat dan menjadi sakaguru perekonomian nasional, maka dimungkinkan badan usaha koperasi memperoleh sumbangan dari pemerintah atau dari pihak lain. Sumbangan tersebut dapat diakui sebagai ekuitas jika ia dijadikan dana yang dapat digunakan sebagai penutup risiko atas kerugian;
  2. Namun, adakalanya sebuah koperasi menerima sejumlah sumbangan yang mengandung seperangkat persyaratan tertentu yang sifatnya mengikat, sehingga klasifikasi sumbangan tersebut menjadi setara dengan komponen pinjaman. Sumbangan ini tidak dapat diakui sebagai ekuitas tetapi harus diklasifikaskan sebagai kewajiban jangka panjang lain-lain dan diberikan penjelasan dalam catatan atas laporan keuangan.
Dana Cadangan
Dana cadangan dan tujuan penggunaannya harus dijelaskan dalam catatan atas laporan keuangan.
  1. Pembentukan dana cadangan dapat ditujukan untuk antara lain mengembangkan usaha koperasi, menutup risiko kerugian, dan membayar kembali uang simpanan anggota yang mengundurkan diri atau keluar dari keanggotaan koperasi. Dana cadangan yang dibentuk dari SHU yang tidak dibagikan, harus dicatat dalam pos dana cadangan. Tujuan penggunaan dana cadangan tersebut harus dijelaskan dalam catatan atas laporan. keuangan;
  2. Pembayaran tambahan atau nilai tambah kepada anggota yang keluar dari keanggotaan koperasi di atas nilai nominal yang tercatat dalam komponen simpanan pokok, simpanan wajib, dan simpanan lain-lain dapat dibebankan kepada dana cadangan:,
  3. Dana cadangan yang dibentuk dari SHU yang diperoleh setiap tahun buku yang dimaksudkan untuk pemupukan modal dan mengembangkan usaha atau untuk menutup risiko kerugian, dikualifikasikan sebagai ekuitas. Sebagai bagian dari ekuitas, dana cadangan berpengaruh terhadap jumlah keseluruhan dari nilai kekayaan bersih sebuah koperasi; ini menggambarkan nilai pemilikan anggota dalam sebuah koperasi. Oleh karena itu anggota yang keluar dalam tahun berjalari, selain menerima pengembalian simpanan pokok, simpanan wajib, dan simpanan lain sebesar nilai nominalnya, dapat diberikan nilai tambah dalam nilai pengembalian simpanan-simpanannya secara proporsional dengan nilai kekayaan bersih koperasi atau jumlah tertentu yang ditetapkan rapat anggota. Pembayaran tambahan tersebut dibebankan pada dana cadangan koperasi.

sumber :
http://www.keuanganlsm.com/article/prinsip-keuangan-koperasi-bagian-22-2/

STRUKTUR ORGANISASI KOPERASI

Struktur organisasi dalam koperasi menggambarkan susunan, isi dan luas cakupan organisasi koperasi, serta menjelaskan posisi daripada fungsi beserta tugas maupun kewajiban setiap fungsi, hubungan kerja dan tanggung jawab yang jelas.
Landasan pembuatan struktur oraganisasi koperasi, tertera pada :
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 tahun 1992 tentang perkoperasiaan.
2. Anggaran dana dan anggaran rumah tangga koperasi.
3. Keputusan Rapat.

Berikut ini merupakan susunan kepengurusan koperasi mulai dari yang memiliki kekuasaan tertinggi sampai terendah :
1. Rapat Anggota
Rapat Anggota memiliki kekuasaan tertinggi dalam koperasi, yang tercermin dalam forum rapat anggota, sering kali secara teknis RAT (Rapat Anggota Tahunan).
2. Pengurus

Pengurus dipilih dari dan oleh Anggota Koperasi, dan berperan mewakili anggota dalam
menjalankan kegiatan organisasi maupun usaha koperasi. Pengurus dapat menunjuk manajaer
dan karyawan sebagai pengelola untuk menjalankan fungsi usaha sesuai dengan ketentuanketentuan
yang ada, sebagaimana jelas tercantum dalam pasal 32 UU Nomor 25 Tahun 1992
tentang Perkoperasian. Pengurus memperoleh wewenang dan kekuasaan dari hasil keputusan RAT Pengurus
berkewajiban melaksanakan seluruh keputusan RAT guna memberikan manfaat kepada
anggota koperasi.
3. Pengawas
Pengawas sebagai salah satu perangkat organisasi koperasi diangkat dari dan oleh Anggota
dalam Rapat Anggota Tahunan, sesuai pasal 38 UU No. 25 Tahun 1992. Keterkaitan antara peran pengawas dan pengurus adalah dalam hal pelaporan adalah dalam
hal pelaporan hasil audit. Pengawas melaporkan hasil audit dan rekomendasi pelaksanaan
kebijakan dan Keputusan Rapat Anggota yang telah di laksanakan oleh pengurus koperasi baik
auditr berkala maupun audit akhir tahun buku. Hasil audit yang dilaporkan dari pengawas
adalah mengenai kesesuaian dan kebenaran data dan informasi yang dilaporkan dari
pengawas adalah mengenai kesesuaian dan kebenaran data dan informasi yang dilaporkan
Pengurus koperasi dengan bukti – bukti pendukungnya.
4. Pengelola (Manager)
Manager dipilih dan diangkat oleh pengurus untuk melakukan fungsi pengelolaan operasional
usah koperasi. 
Fungsi utama Manager :
1) Melaksanakan tugas segari – hari di bidang usaha.
2) Bertanggungjawab atas administrasi kegiatan usaha dan organisasi koperasi.
3) Mengembangkan dan mengelola usaha untuk mencapai tujuan secara efektif dan
efisien.
5. Unit Usaha
6. Anggota


RAPAT ANGGOTA KOPERASI

Rapat Anggota Koperasi adalah forum yang diadakan minimal 1 tahun sekali tetapi sesungguhnya Rapat Anggota dapat dilakukan sewaktu-waktu jika memang terdapat masalah koperasi yang kewenanganya ada pada Rapat anggota.Rapat Anggota merupakan pemegang tertinggi kekuasaan di dalam sebuah koperasi. 
Rapat anggota dilakukan untuk menetapkan :
  1. Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan Perubahan Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga
  2. kebijaksanaan umum di bidang org4nisasi, manajemen dan usaha koperasi
  3. pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian Pengurus dan Pengawas
  4. rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi, serta pengesahan laporan keuangan
  5. pengesahan pertanggungjawaban Pengurus dalam pelaksanaan tugasnya dan pelaksanaan tugas Pengawas-bila koperasi mengangkat Pengawas tetap
  6. pembagian sisa hasil usaha
  7. penggabungan, peleburan, pembagian dan pembubaran koperasi.
Jika sewaktu-waktu terjadi permasalahan yang hanya bisa diputuskan melalui Rapat Anggota maka pengurus koperasi atau pengawas koperasi atau anggota koperasi dapat mengusulkan pelaksanaan rapat anggota kepada pengurus koperasi. Jika usulan tersebut di dukung oleh 50 % + 1 anggota koperasi atau minimal 2 % dari anggota koperasi ( ketentuan tersebut sesuai dengan AD / ART Koperasi ) maka pengurus harus menyelenggarakan Rapat Anggota yang disebut Rapat Anggota istemewa.
 Rapat Anggota koperasi terdiri dari :
a.       Rapat Anggota Tahunan (RAT);
b.      Rapat Anggota Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RARK dan RAPB);
c.       Rapat Anggota Khusus (RA Khusus);
d.      Rapat Anggota Luar Biasa (RALB). 

Keputusan Rapat Anggota koperasi dilakukan dengan musyawarah untuk mencapai mufakat dan apabila tidak diperoleh keputusan dengan cara musyawarah, maka pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak atau kita sering mengenalnya dengan voting.
Pengambilan keputusan berdasarkan mufakat dilakukan setelah kepada anggota koperasi yang hadir diberikan kesempatan untuk mengemukakan pendapat serta saran yang kemudian dipandang cukup untuk diterima oleh anggota koperasi sebagai sumbangan pendapat dan pemikiran bagi penyelesaian masalah yang sedang dimusyawarahkan.
Keputusan berdasarkan musyawarah mufakat adalah sah apabila diambil dalam rapat yang dihadiri oleh anggota koperasi sesuai dengan persyaratan kuorum, dan disetujui oleh semua yang hadir.
Keputusan berdasarkan suara terbanyak diambil apabila keputusan berdasarkan mufakat sudah tidak terpenuhi karena adanya pendirian sebagian anggota koperasi yang tidak dapat dipertemukan lagi dengan pendirian pendapat anggota koperasi yang lain.
Pengambilan pendapat berdasarkan suara terbanyak oleh anggota koperasi dapat dilakukan secara terbuka atau secara rahasia. Pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak secara terbuka dilakukan apabila menyangkut kebijakan. Sedangkan pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak secara rahasia dilakukan apabila menyangkut orang atau masalah lain yang dipandang perlu. 

sumber :
http://kodemas.com/id/node/9
http://www.koperasindo.net/2009/01/rapat-anggota-tahunan-rat-koperasi.html



CREDIT UNION

Credit Union atau koperasi kredit adalah lembaga keuangan yang bergerak dibidang simpan pinjam dan dikelola oleh anggotanya. Credit Union mampu melibatkan banyak kalangan masyarakat, lintas agama bahkan lintas usia, agar mereka bertanggungjawab akan masa depannya masing-masing.
Credit Union sendiri memiliki tiga prinsip utama, yaitu :
  1. asas swadaya (tabungan hanya diperoleh dari anggotanya)
  2. asas setia kawan (pinjaman hanya diberikan kepada anggota)
  3. asas pendidikan dan penyadaran (membangun watak adalah yang utama; hanya yang berwatak baik yang diberi pinjaman)
Selain itu didirikannya Credit Union memilik beberapa tujuan, antara lain :
1.  Membimbing dan mengembangkan sikap hemat menghadapi tantangan konsumerisme disekeliling kita.
2.  Memberikan pinjaman layak, tepat, cepat dan murah; terutama bagi mereka yang tidak memiliki aset yang dapat dijaminkan ke lembaga keuangan.
3.  Membiasakan anggota agar menggunakan uang dengan bijaksana. Think twice, Act wise. Para pengurus akan membimbing bagaimana memilih simpanan dan menggunakan pinjaman. Pembentukan karakter adalah salah satu prasyarat bagi permohonan kredit.
4.  Agar anggota dapat merancang masa depan yang lebih baik tidak hanya menghadapi kesulitan sekarang, tapi juga memikirkan masa depan anak-anaknya.

Sejarah koperasi kredit dimulai pada abad ke-19. Ketika Jerman dilanda krisis ekonomi karena badai salju yang melanda seluruh negeri. Para petani tak dapat bekerja karena banyak tanaman tak menghasilkan. Penduduk pun kelaparan.
Situasi ini dimanfaatkan oleh orang-orang berduit. Mereka memberikan pinjaman kepada penduduk dengan bunga yang sangat tinggi. Sehingga banyak orang terjerat hutang. Oleh karena tidak mampu membayar hutang, maka sisa harta benda mereka pun disita oleh lintah darat.
Kemudian tidak lama berselang, terjadi revolusi industri . Pekerjaan yang sebelumnya dilakukan manusia diambil alih oleh mesin-mesin. Banyak pekerja terkena PHK. Jerman dilanda masalah pengangguran secara besar-besaran.
Melihat kondisi ini wali kota Flammersfield, Friedrich wilhelm Raiffeisen merasa prihatin dan ingin menolong kaum miskin. Ia mengundang orang-orang kaya untuk menggalang bantuan. Ia berhasil mengumpulkan uang dan roti, kemudian dibagikan kepada kaum miskin.
Ternyata derma tak memecahkan masalah kemiskinan. Sebab kemiskinan adalah akibat dari cara berpikir yang keliru. Penggunaan uang tak terkontrol dan tak sedikit penerima derma memboroskan uangnya agar dapat segera minta derma lagi. Akhirnya, para dermawan tak lagi berminat membantu kaum miskin.
Raiffeisen tak putus asa. Ia mengambil cara lain untuk menjawab soal kemiskinan ini. Ia mengumpulkan roti dari pabrik-pabrik roti di Jerman untuk dibagi-bagikan kepada para buruh dan petani miskin. Namun usaha ini pun tak menyelesaikan masalah. Hari ini diberi roti, besok sudah habis, begitu seterusnya.
Berdasar pengalaman itu, Raiffeisen berkesimpulan: “kesulitan si miskin hanya dapat diatasi oleh si miskin itu sendiri. Si miskin harus mengumpulkan uang secara bersama-sama dan kemudian meminjamkan kepada sesama mereka juga. Pinjaman harus digunakan untuk tujuan yang produktif yang memberikan penghasilan. Jaminan pinjaman adalah watak si peminjam.”
Untuk mewujudkan impian tersebutlah Raiffeisen bersama kaum buruh dan petani miskin akhirnya membentuk koperasi bernama Credit Union (CU) artinya, kumpulan orang-orang yang saling percaya.
Credit Union yang dibangun oleh Raiffeisen, petani miskin dan kaum buruh berkembang pesat di Jerman, bahkan kini telah menyebar ke seluruh dunia.
 Berikut ini adalah beberapa koperasi kredit yang ada di Indonesia :
 
  • Credit Union Lantang Tipo
  • Credit Union Khatulistiwa Bakti
  • Credit Union Pancur Kasih
  • Credit Union Daya Lestari
  • Credit Union Femung Pebaya
  • Credit Union Sempekat Ningkah Olo
  • Credit Union Petemeai Urip
  • Credit Union Bonaventura

sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi_kredit


Senin, 19 November 2012

Bunga Untuk Anak-Anak Gaza


Bunga ini kuberikan untuk kalian semua…Wahai anak-anak Gaza…
Bunga ini kupetik dari tangkai-tangkai doa yang terselimuti embun-embun kepedihan…
Bunga ini telah kusertai dengan bejana  berisi air mata keibaan..
Simpanlah disitu.. agar pengharapan dan ketabahan tetap terjaga..
hingga hari-hari kelam tiba pada batas penghabisan..

Wahai anak-anak Gaza….
Kutahu bunga bukanlah sebuah perisai pelindung..
Yang dapat menaungimu dari serbuan peluru jahanam…
dan menjagamu dari serpihan ranjau-ranjau pencabut nyawa

Namun lihatlah… bunga ini terdiri dari seribu warna…
Layaknya seribu umat yang ‘kan selalu menuntunmu dalam setiap pedihmu
Bunga ini pun menghembuskan wangi semerbak…
Layaknya hembusan ayat suci yang ‘kan menyelimutimu dari kejinya peperangan

Maka genggamlah bunga ini seerat keyakinanmu akan kedamaian…
Tetaplah melangkah dalam panji-panji perjuangan..          
dan Gaza-mu akan memancarkan kembali sinar-sinar kebahagiaannya
yang telah lama tertutup debu-debu keserakahan…

Jumat, 16 November 2012

Memilih

Memilih...
Memilih adalah perwujudan dari penciptaan manusia
Sebab manusia dilahirkan untuk memilih dan dipilih
Memilih untuk hidup di dunia fana ini
atau dipilih menjadi khalifah di dalam takdir hidupnya

Memilih adalah pekerjaan hati
bahkan seluruh urat nadi ikut berperan dalam hal ini
Sebab memilih dapat merubah perputaran waktu
atau membenamkan kemurkaan dan melahirkan kasih sayang

Memilih adalah tugas seribu tahun
Sampai nafas tak dapat lagi berhembus
atau kaki tak bisa lagi menapakkan jejaknya

Maka...peliharalah diri dan jiwa dalam sinar kebaikan
Karena kita akan terus memilih...
Hari ini..
dan esok hari..


Selasa, 13 November 2012

Hujan Membawanya Kembali

Bulan november akhirnya tiba
Dimana mentari tak lagi mendominasi...
dan awan mendung kembali menyelimuti
Pertanda rintik-rintik hujan kembali membasahi bumi

Ya...sang hujan kembali tiba...
Ia selalu datang dengan dawai-dawai kesyahduan
Membawa anganku pada kenangan musim lalu
Kenangan antara aku dan dia....
dimana kehangatan cintanya masih menyelimuti ruang-ruang hatiku

Hujan 'kan selalu membawa memori itu kembali
Saat kemesraan adalah bahasa antara aku dan dia...
dan saat kerinduan masih mempersatukan kita dalam satu ikatan..
ikatan yang kini telah sirna seiring musim hujan yang berlalu...

Hujan pun selalu mengharu biru...
Layaknya derai air mataku yang kembali berjatuhan...
dan luka di dalam hatiku yang seolah kembali tersayat
Saat kumencoba mengingat salam perpisahan diantara kita...

Hujan tak akan berhenti sampai disini
Ia akan semakin deras...
Jadi kan kusimpan kepiluan ini...
dan kembali menjalani hidupku
Tanpa dirinya...









Rabu, 07 November 2012

Ayo Memberi...


1,18 miliar orang di seluruh dunia hidup dengan pendapatan US$ 1.25 (+/- Rp 11.900) per hari, lebih dari 650.000 orang di negara-negara maju hidup tanpa tempat tinggal, sekitar 20 juta orang di Asia dan Afrika hidup dalam kelaparan, dan lebih dari 1,3 miliar orang dari seluruh belahan dunia hidup di bawah garis kemiskinan. Lalu pertanyaannya adalah Apa yang ada di hati dan pikiran kita? dan Apa yang harus kita perbuat?. Orang seringkali berkata " Saya merasa iba...", " Saya merasa kasihan..." atau  " Andaikan saja saya bisa membantu...". Namun hal itu hanyalah pernyataan-pernyataan normatif saja dan tidak akan mengubah apapun. Lantas apa yang harus kita lakukan? yang harus kita lakukan adalah apa yang harus kita perbuat saat ini. Untuk hal itu, maka Tuhan telah menggerakan manusia untuk menciptakan satu buah kata dan juga merupakan suatu bentuk tindakan yang niscaya akan merubah dunia ini menjadi lebih baik. Kata dan bentuk tindakan itu adalah Memberi.
Mengapa harus memberi? sebab memberi merupakan ciri bahwa manusia itu adalah manusia seutuhnya yang memiliki hati dan pikiran. Bahkan, hewan sekali pun telah mencontohkan tindakan memberi terhadap sesamanya, seperti seekor induk cheetah yang berusaha memberikan rasa sayang dan rasa aman kepada anaknya. Selain itu, tindakan memberi menjelaskan mengapa manusia disebut sebagai makhluk sosial, dalam artian manusia tidak bisa hidup sendiri dan membutuhkan orang lain di setiap aspek kehidupannya. 
Lalu bagaimana langkah pertama dalam tindakan memberi? yang pertama harus kita lakukan adalah saat memberi, renungkan apa yang ada di hati dan pikiran kita. Apakah kita memberi hanya untuk dilihat oleh seseorang guna mendapat pujian ataukah kita ingin suatu imbalan dan hadiah bagi diri kita sendiri ketika kita memberi. Hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak tepat , karena setidaknya ada tiga hal yang sepatutnya ada di dalam hati dan pikiran kita dalam memberi yaitu keikhlasan, kepercayaan, dan keyakinan. Keikhlasan, artinya kita memberi dengan perasaan yang tulus dan tidak mengharap imbalan apapun apalagi suatu ketenaran. Kepercayaan, artinya kita harus percaya bahwa pihak-pihak dimana kita mendonasikan pemberian kita, akan memanfaatkan bentuk donasi tersebut dengan baik. Sebab, terkadang kita seringkali menjudge pihak-pihak tertentu yang meminta donasi terhadap kita sebagai tindakan penipuan, namun apakah kita telah memberikan penilaian yang benar dan objektif ?. Selanjutnya adalah keyakinan, yakinlah bahwa sekecil apapun pemberian kita, mampu memberikan dampak positif yang signifikan. Dengan begitu, semangat memberi kita tidak akan mudah luntur dari hari ke hari.
Lalu bagaimana langkah selanjutnya? Tentukan bentuk pemberian apa yang kita inginkan dan kita mampu untuk berikan. Memberi bukanlah suatu hal yang sulit, bahkan merupakan bentuk kebaikan yang paling mudah kita laksanakan. Pemberian itu dapat berupa donasi harta, donor darah, tenaga, pemikiran dan inspirasi, nasihat, kasih sayang dan perlindungan,membersihkan lingkungan sekitar, melaksanakan penghijauan, bahkan senyum hangat serta sapaan ramah juga merupakan pemberian yang sangat berarti. Misalnya saja dalam hal donasi harta, seringkali kita memiliki perasaan sayang jika harus mendonasikan harta kita bahkan untuk kepentingan orang lain ataupun perubahan dunia ke arah yang lebih baik. Kita seringkali takut harta kita berkurang jika kita menyumbangkan sebagian harta yang kita miliki, padahal hal itu sama sekali tidak benar. Tidak pernah ada berita yang mengabarkan bahwa orang yang mendonasikan hartanya jatuh miskin dan menderita, Bill Gates saja mendonasikan lebih dari seluruh hartanya yaitu US$ 58 milyar, masih tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Di Indonesia contohnya, kisah seorang nenek yang berkurban dua ekor kambing sangatlah mengharukan, bayangkan saja di saat umurnya telah menginjak usia senja,penghasilannya yang pas-pasan, serta rumahnya yang sangat jauh dari kata sederhana, Ia mampu menyisihkan hartanya untuk membeli dua ekor kambing kurban. Oleh karena tindakannya tersebut, maka berbagai pihak pun bersimpati, mereka memberi sang nenek sejumlah harta benda untuk keberlangsungan sang nenek di masa yang akan datang. Memang, ketika kita berdonasi kita tidak akan langsung menerima manfaat dalam bentuk nyata, tetapi ada satu hal positif yang dapat langsung kita rasakan ketika memberi dengan hati dan pikiran yang sempurna, yaitu perasaan gembira dan bahagia. Apakah materi dapat memberikan kegembiraan dan kebahagiaan yang utuh? Bukankah Kegembiraan dan Kebahagiaan hakiki berasal dari dalam hati?.
Terakhir adalah bagaimana langkah kita selanjutnya setelah kita memberi. Memberi perlu ketetapan hati, ketetapan hati memerlukan komitmen, dan komitmen itu bersifat seumur hidup. Sebab kemiskinan dan penderitaan banyak orang di seluruh dunia tidak akan hilang dalam 40 atau 50 tahun mendatang. Oleh karena itu komitmen terhadap diri sendiri merupakan hal yang sangat penting.
Dengan pemberian yang berkelanjutan maka kemiskinan dapat dikurangi, kelaparan dapat dihindari, tidak ada lagi tunawisma, dan dunia yang lebih baik serta lebih sejahtera dapat kita wujudkan.
Jadi tunggu apalagi,, Ayo Memberi......


“It's not how much we give but how much love we put into giving.”
 Mother Teresa


Minggu, 04 November 2012

Musim Gugur 1998...


Di Musim gugur 1998...
Saat matahari mulai memerah di sebelah barat...
dan daun-daun  pohon aspen yang masih berjatuhan sedari senja menjelang
Lelaki tua terpaku di kursi pengharapan...
Menunggu masa lalu...merajut masa depan

Di musim gugur 1998...
Saat riak sungai pinggir kota bagai menyuarakan desir-desir kerinduan...
dan nyanyian sepasang merpati bagai menandakan kemesraan dan kecintaan
Lelaki tua memegangi tongkat kayu rapuhnya...
Erat....Rapat..
Bagai terlilit takdir kehidupan selama berpuluh tahun silam

Di musim gugur 1998...
Di saat mentari tak lagi menyapa....
dan rembulan berdiri tegak dengan kuasa cahayanya...
Lelaki tua berdiri pasti...
Ia menatap lurus musim dingin yang datang menjelang...
Namun langkahnya tertatih menjejak musim panas sebulan yang  lalu

Di musim gugur 1998...
Lelaki tua pergi pulang
Ia menangis dalam kehampaan...
Ia ringkih dalam keraguan

Rabu, 31 Oktober 2012

Isi Hati Sang Pecinta

Kasih...
Ketika ronamu menjamah sukmaku
Saat senyum manismu menaburkan benih-benih kerinduan di hati...

Kuputuskan terbang bersama sayap-sayap cintamu...
Sebab aku ingin menggapai suatu keniscayaan...
Keniscayaan akan ikatan yang tak lekang oleh zaman..
Layaknya urat nadi yang menyambung hingga akhir batas kehidupan...
Ataupun laksana angin laut yang selalu berhembus ke daratan

Oh...Kasih...
Ini bukanlah sebuah rayuan
Ini adalah kesatuan rasa
Ini adalah kemurnian jiwa...
Jiwa yang terpaku oleh asmara nyata...

Maka kasihku...
Peluklah...peluklah aku...
Dekaplah...dekaplah aku...
Dalam seribu bahasa cinta

Senin, 22 Oktober 2012

Rumah Tua....


Rumah tua....Rumah tua itu adalah jalinan kisah indah masa lalu
Tentang kemesraan dua insan yang dinaungi dewi asmara
dan kenangan akan memberi dan mengasihi,
Memberi cinta yang tercurah dari jiwa,
dan mengasihi kerinduan yang t’lah membuncah dalam dada
                                                 
Rumah tua...Rumah tua itu adalah juga derai air mata
Di saat sepasang insan harus menyerah pada takdir yang membelenggu
dan memaksa bibir tuk bergetar ucapkan kata perpisahan,
Kata yang akan menodai kesucian kalbu
dan akan membekas hingga sangsakala meniupkan bunyinya

Rumah tua...Rumah tua itu adalah aku,
Aku yang akan s’lalu menangisi masa silam
Aku yang s’lalu berharap waktu kan berbalik dari porosnya
Aku yang s’lalu inginkan takdir ‘tuk terulis ulang
Aku yang s’lalu berharap jiwa tuk melayang ke pangkuan sang pujaan

Rumah tua...
Kau adalah kebahagiaan...
Kau adalah kedukaan...
Rumah tua...oh rumah tua...

Rabu, 17 Oktober 2012

Penelitian Koperasi SILOKA (Koperasi Lingkungan Orang-orang Kantor Administrasi ) Kantor Administrasi Daerah Operasional 1 Jakarta PT. Kereta Api Indonesia (Persero)

Koperasi Lingkungan Orang-orang Kantor Administrasi atau yang disingkat koperasi SILOKA, adalah sebuah koperasi yang didirikan di lingkungan kantor administrasi daerah operasional 1 Jakarta PT. Kereta Api Indonesia (Persero) . Koperasi ini beralamat di Jalan Taman Stasiun Kota No.1 Tamansari, Jakarta Barat. Koperasi ini tergolong masih berusia muda, yaitu didirikan pada tahun 2008. Koperasi SILOKA ini didirikan atas kesepakatan bersama antar karyawan beserta kepala administrasi daerah operasional 1 Jakarta. Tujuan utama dari didirikannya koperasi SILOKA ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya yaitu para karyawan administrasi daerah operasional 1 Jakarta.
Koperasi SILOKA memiliki anggota sebanyak 300 orang, dengan H. Suparman sebagai ketua, Supardi sebagai penasihat, Ivan Affandi sebagai Pengawas, Maryani sebagai Sekretaris, dan Alif Marita sebagai Bendahara.  Koperasi ini merupakan koperasi yang memiliki bidang usaha di sektor simpan pinjam dan penyedia layanan jasa, sehingga dapat dikatakan bahwa koperasi ini berjenis koperasi simpan pinjam. Di bidang simpan pinjam, koperasi SILOKA ini memberikan pinjaman dengan jumlah yang telah disepakati dengan ketentuan bunga sebesar 3%. Tujuan dari pinjaman ini yaitu untuk memberikan keuntungan kepada anggota koperasi SILOKA itu sendiri. Di bidang penyedia layanan jasa, koperasi SILOKA menyediakan jasa pengadaan tenaga kerja (outsourcing), pengadaan jasa cleaning service, dan pengadaan alat-alat operasional kantor. Tujuan dari usaha penyedia layanan jasa yaitu untuk peningkatan arus kas sehingga keuntungan koperasi dapat tumbuh dengan baik.
Modal yang diperoleh koperasi ini berasal dari simpanan wajib dan simpanan pokok. Simpanan wajib dan simpanan pokok ini merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh para anggota koperasi. Sistem pembayaran simpanan wajib dan simpanan pokok yaitu dipotong dari gaji para anggota setiap bulannya. Nominal dari simpanan wajib dan simpanan pokok disepakati bersama melalui rapat anggota yang diselenggarakan setiap satu tahun sekali. Modal yang diperoleh koperasi SILOKA pada tahun 2012 yaitu sebesar Rp15.000.000,00 dengan Laba sebesar Rp40.000.000,00 dan pengeluaran biaya operasional sebesar Rp6.000.000,00. Dalam mekanisme penyusunan laporan keuangannya, koperasi ini menyusun laporan keuangan setiap satu tahun dan kemudian hasil dari laporan keuangan tersebut akan di audit oleh tim auditor independen yang bersertifikat sebagai auditor resmi dan diakui oleh negara.

Jumat, 28 September 2012

Pengertian,Perkembangan dan Dasar-Dasar Hukum Koperasi

1. Pengertian Koperasi
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan suatu kumpulan orang yang saling bekerja sama untuk mencapai kesejahteraan bersama dengan dilandasi asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Koperasi dapat digolongkan dalam beberapa kelompok. Berdasarkan fungsinya koperasi terdiri dari Koperasi konsumen, Koperasi Produsen, Koperasi Jasa. Berdasarkan tingkat dan luas daerah kerjanya Koperasi terdiri dari Koperasi Primer dan Koperasi Sekunder.

2. Perkembangan Koperasi di Indonesia
Koperasi di Indonesia pertama kali dirintis pada tahun 1896 di Purwokerto, Jawa Tengah, oleh R.Aria Wiraatmadja dengan mendirikan sebuah Bank yang diperuntukan bagi Pegawai Negeri. Kemudian gerakan koperasi diteruskan oleh asisten residen Belanda yang bernama De Wolffvan Westerrode. Pada tahun 1915 Budi Utomo memiliki andil yang cukup besar bagi koperasi dengan dibuat peraturan Verordening op de Cooperatieve Vereeniging dan Regeling Inlandschhe Cooperatiev pada tahun 1927. Kemudian pada tahun 1929, berdiri Partai Nasional Indonesia yang turut menyebarluaskan semangat koperasi. Pada masa pendudukan Jepang koperasi (kumaika) mengalami kemunduran, dengan disalahfungsikan sebagai lembaga yang justru merugikan masyarakat. Pada tanggal 12 Juli 1947, koperasi di bawah pimpinan R. Aria Wiraatmadja mengadakan kongres di Tasikmalaya yang hasilnya menetapkan bahwa tanggal 12 Juli adalah hari  koperasi Indonesia .
Saat ini Koperasi berada dibawah Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yang dipimpin DR. Syarifuddin Hasan,MM. MBA.

3. Dasar-Dasar Hukum Koperasi
Dasar hukum koperasi tertuang dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 1 dan Undang-undang No. 25 tahun 1992 tentang perkoperasian. Pada UUD 1945 pasal 33 ayat 1 disebutkan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Sedangkan pada Undang-undang No. 25 tahun 1992 disebutkan tentang pengertian koperasi, seperti yang tertuang dalam pasal 1 yang salah satunya berbunyi Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan. Selain itu, dalam Undang-undang No. 25 tahun 1992 pasal 4 juga dijelaskan mengenai peran dari koperasi, yaitu :
1. membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
2. berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat
3. memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai sokogurunya
4. berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.



Rabu, 13 Juni 2012

Nyonyonson

Matahari telah tenggelam ke dasar mataku
dan kupanggil dirimu dengan seruap asap keminyan suci ini,sebab
kutahu jumat telah lebur ke dalam diriku menjadi waktu paling sakral.
Kutunggu kedatanganmu di setiap pintu rumahku. Di atas sepat kelapa
yang kubakar.

Dalam wanginya, kulihat kelebatmu sedang membawa cahaya. Cahaya
yang tiba-tiba melarung jiwa. Sampai kudengar pula
suaramu meraba-raba
sedekat hati yang berkata-kata.


Sumber : F Rizal Alief,Nyonyonson, Majalah sastra Horison,Edisi April 2012

Dalam Biru Laut

Sambil kupuisikan namamu bersama asin garam yang pekat dan suara yang rapat,kukayuh
sampan dari tepi jiwaku
berlayar
di atas debur ombak yang tak pernah surut dalam samudera tua

Kumasuki ruang dan waktu yang paling tua di dalamnya. Dan kutinggalkan sampanku di
permukaan sana
ikan-ikan berlarian ke dalam diriku
memunguti
lumut dan batu-batu
sampai dirimu terbit serupa bulan dalam tapaku. Dan kudengar suaramu terus memanggilku.
Begitu merdu. Redakan maha rindu.



Sumber : F Rizal Alief, Dalam Biru Laut, Majalah sastra Horison edisi April 2012

Angin...

Desiran angin yang berhembus dari surga sang ilahi
dan dawai rintik hujan tadi pagi...
Kunikmati dan kuresapi...
hingga kalbu ini terbuai oleh karunia yang hakiki
Lalu kusandarkan tubuh ini pada angin yang semakin lapang
mereka terus berlalu lalang...
tanpa risau akan zaman yang semakin kejam
tapi waktu tak pernah sabar..
Ia selalu menarikku kembali..
tanpa perduli apa yang terjadi
lalu akupun kembali berkelana...
ke dunia nyata...
ke luasnya alam fana...

Selasa, 05 Juni 2012

Menunggu sang fajar

Aku masih berjalan di tepi pantai biru
Aku masih didekap malam yang gelap menyergap
dan semilir angin membelaiku...
membekukan hati dan sendi-sendi kalbu

namun tekadku masih kuat membulat
untuk menunggu sang fajar
sang maha sinar....
sang penerang langkah setiap insan

dan bila nanti sang fajar telah tiba di peraduan
ku matikan api di tungku perapian
kemudian kubasuh wajahku dengan buih yang bersinar segar
lalu kembali berjalan di tepian ini.....
menunggu sang fajar...'tuk tenggelam..

Selasa, 24 April 2012

PRONOUN

Pronoun adalah kata yang dipergunakan untuk mengganti kata benda. Pronoun atau kata ganti, dapat digunakan sebagai subjek atau objek. Pronoun terdiri dari beberapa macam, diantaranya personal pronoun, possessive pronoun, dan reflexive pronoun.

1. Personal pronoun
Personal pronoun atau kata ganti orang dapat berubah bentuk menurut pemakaiannya,yaitu sebagai subjek atau objek.
Contoh kalimat :
- I am a doctor.
- They are my sisters friend.
- We eat rice everyday..
- Mrs.Nina teaches him a mathematics.
- He is a football player.

2. Possessive pronoun
Possessive pronoun adalah kata ganti kepunyaan yang mempunyai dua fungsi yaitu sebagai kata sifat dan sebagai kata ganti.
Contoh kalimat :
- This is my shoes
- That is your pencil
- This pen is mine
- This is her ruler
- That book is yours


3. Reflexive pronoun
Reflexive pronoun digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang melakukan sesuatu pada dirinya sendiri dan untuk membuat kata ganti itu lebih tegas.
Contoh kalimat :
- She ask herself why she didn't go yesterday.
- I myself give him a pen.
- Rita talk to herself when she is nervous.
- Mr.Norman give himself an aspirin.
- Danny and myself are going to play a badminton.


Senin, 23 April 2012

Kesepian

Malam telah tiba...
saat bulan mulai menari di awan kelam
dan kesepian mulai memainkan peran yang telah ia nantikan
menyelubungi diri yang terpaku bagai dirantai besi

Kucoba berbisik kepada bintang...
sebab ia bagai buih di tepi lautan
yang datangnya memanggil keramaian dari perantauan
dan menggiring keceriaan dari gubuknya di negeri seberang

Namun semua  persekongkolan!!
bintang tak pernah bertindak
bintang tak pernah berjuang demi sang pelita pengharapan
Ia hanyalah budak yang tunduk kepada sang majikan

Kini kesepian itu semakin merajalela
mendekap erat sanubari yang sedari tadi terdiam oleh kegelapan
apakah tak ada pejuang yang kan menerjang kejahanaman??!!
ataukah ku harus menunggu hingga kesepian merasa bosan?

Kau menang kesepian...kau menang!!
namun,biarkanlah mata ini kupejamkan sendiri
dan kuselimuti tubuh ini dengan kehampaan yang telah kau sediakan
serta kuhentikan nafas ini hingga kau hilang dari jiwa yang tak lagi lekang.







Kamis, 19 April 2012

ADJECTIVE CLAUSE

Adjective clause adalah klausa atau anak kalimat yang digunakan sebagai adjective. Adjective clause digunakan untuk menerangkan noun dan pronoun, tapi tidak digunakan sebagai objek kalimat.
Rumus yang digunakan adalah :
relative pronoun + subject + verb +.....
(relative pronoun yang digunakan adalah that,wich,who,whom,where,when,whose)
Contoh kalimat :
1. I like the video game that he is playing.
2. The girl that he is waiting is very beautiful.
3. The man that bought a new ferrari car is very rich.
4. The girl who reach highest score is my sister.
5. Jamba juice which made from fresh fruit is very delicious.

Senin, 02 April 2012

Walpurgis Night,festival unik dari daratan eropa



Walpurgis night adalah festival musim semi tradisional yang diselenggarakan setiap tanggal 30 April di sekitar Eropa utara dan di daerah skandinavia. Pada umumnya penyelenggaraan festival ini di setiap negara hampir sama yaitu menyalakan api unggun,orang-orang yang berpakaian seperti penyihir,anak-anak yang saling berguarau, dan minuman beralkohol. Di Swedia, festival ini identik dengan menyanyikan lagu-lagu tradisional dan menyalakan api unggun. Di Jerman, festival ini diisi dengan orang-orang yang memakai kostum layaknya halloween dan mengerjai orang lain dengan berbagai macam lelucon. Di Finlandia,masyarakat melaksanakan karnaval serta minum minuman beralkohol pada saat walpurgis night. Festival ini sendiri bertujuan untuk mengusir iblis dan mengusir jiwa-jiwa jahat pada diri manusia. Di Ceko, masyarakat memperingatinya dengan membakar jerami dan gagang sapu pada api unggun dan mengitari api unggun tersebut. Di Estonia, banyak terpengaruh dari penyelenggaraan festival di negara Jerman, orang-orang memakai kostum seperti penyihir dan saling berkunjung dari rumah ke rumah.
Asal mula Walpurgis night berasal dari seorang biarawati asal Inggris yang hidup di biara Heidenheim yaitu Wealdburg. Ia terkenal akan sikapnya yang menentang ilmu gaib dan praktik sihir.Wealdburg juga dipercaya mampu mengobati berbagai macam penyakit yang diderita masyarakat setempat pada masa itu. Setelah kematiannya, Ia dinobatkan sebagai Saint pada tanggal 1 Mei 779. Semenjak penobatannya sebagai Saint,masyarakat Eropa mulai menyelenggarakan Walpurgis night untuk mengenang Saint Wealdburg. Festival ini juga bertepatan dengan festival kuno viking,sehingga masyarakat memilih untuk memperingatinya secara bersamaan.

Selasa, 27 Maret 2012

Mengubah kalimat dari bentuk Active(A) menjadi bentuk Passive(P)

1.A : Mandiri bank gain one billion rupiah profit in 2011
   P : One billion rupiah profit is gained by Mandiri bank in 2011
2.A : Germany plans twenty eight million dollar subsidy for car industry
   P : Twenty eight million dollar subsidy is planned by Australia for car industry
3.A : China sign thirty one billion dollar currency swap agreement with Australia
   P : Thirty one billion dollar currency swap agreement is signed by China with Australia
4.A : Mr.Carlos invest one million dollar in mining
   P : One million dollar is invested by Mr.Carlos in mining
5.A : Telkom acquire three big companies
   P : Three big companies is acquired by telkom
6.A : Japan investor will build a big electrical company
   P : A big electrical company will be built by Japan Investor
7.A : BCA bank book two billion profits in 2010
   P : Two billion profits is booked by BCA bank in 2010
8.A : Danamon bank launches a new model of credit card
   P : A new model of credit card is launched by Danamon bank
9.A : Sahid hotel gets one hundred billion rupiah loan from Niaga bank
   P : One hudred billion rupiah loan is get by Sahid hotel frm Niaga bank
10.A : Google will sell two million dollar shares
     P : Two million dollar shares will be sold by google

Selasa, 20 Maret 2012

Present Tense & Present Continuous Tense

Present Tense
Present Tense adalah tenses yang digunakan untuk menyatakan berbagai peristiwa ataupun kegiatan yang terjadi saat ini dalam bentuk yang sederhana.
Rumus:
Subject + Verb1 + Object


Berikut ini adalah beberapa kalimat dalam bentuk present tense :

1. My father reads a newspaper
2. I usually breakfast at 7.00 o'clock
3. Iwan helps his father in the garden
4. Rudy go to school at 6.30 o'clock
5. Andre buy a new car
6. Mr.Donald saves four hundred dollars in Mutiara Bank
7. I always bring a laptop to the college
8. Dhani Sings a rock song
9. We eat rice everyday
10. Jordan plays a computer game

Present Continuous
Present Continuous adalah tenses yang digunakan untuk menyatakan sesuatu yang sedang berlangsung saat ini.
Rumus:
Subject + to be + Ving + Object

Berikut ini adalah beberapa kalimat dalam bentuk present continuous :

1. My brother is eating an apple
2. She is sweeping the room
3. Mr.Sudirman is going to Surabaya
4. Andrew is riding a horse
5. He is shooting an eagle with his gun
6. They are swimming in the lake
7. Josephine is hugging her father
8. I am attending my cousin wedding party
9. David is reading a poem
10. Rudy is cutting a paper